Sun, 17 October 2010

PetaPolitik.Com – Sejumlah film Indonesia turut memeriahkan suatu festival film internasional di Oslo, Norwegia. Ketiga film itu merupakan hasil karya dua sutradara kondang, Garin Nugroho dan Joko Anwar.

Menurut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, film-film asal Indonesia itu adalah “Di Bawah Pohon” dan “Generasi Biru” karya Garin Nugroho serta “Pintu Terlarang,” yang disutradarai Joko Anwar. Karya mereka diputar di jaringan bioskop kota Oslo dalam rangka Festival Film dari Selatan (Film fra Sør/Films from the South) selama 7 – 17 Oktober 2010.

“Keanekaragaman kultur Indonesia yang mulai tersentuh dengan budaya demokratisasi merupakan kekuatan baru bagi masyarakat baru generasi baru Indonesia,” kata Garin dalam suatu diskusi pada festival film itu beberapa hari lalu. Menurut Garin, generasi itu yang dia sebut sebagai generasi biru.

Kalangan sineas di Norwegia memuji ketiga karya sutradara Indonesia itu sehingga dilibatkan dalam festival tahun ini. “Film-film tersebut memiliki kualitas yang mumpuni dan artistik, serta memiliki tema yang menarik dan menggelitik,” kata Lasse Skagen, artistic manager dari Festifal Film fra Sør.

“Warna kreativitas unik masing-masing film Indonesia tersebut membuat ketiganya layak disandingkan dengan 100 film dari Asia, Afrika, dan Amerika Selatan yang diputar festival,” lanjut Skagen.

Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Esti Andayani, menilai film Indonesia memperoleh apresiasi positif, baik dari penonton Indonesia yang rindu film tanah air, namun juga dari mereka pecinta film di kota Oslo.

“Berdasarkan pantauan KBRI Oslo, setidaknya 20 orang menonton film Indonesia di setiap pemutarannya hingga Rabu (13/10) malam,” ujar Andayani.

Festival Film fra Sør merupakan salah satu festival film ternama di Norwegia. Festival film yang telah terselenggara sejak tahun 1991 ini telah menyuguhkan film dengan beragam genre dari sekitar 50 negara dari kawasan Asia, Afrika Latin dan Afrika.

Di tahun 2010 ini sekitar 25.000 penonton diharapkan dapat menonton film-film antara lain dari Irak, Meksiko, Iran, Korea Selatan, India, Turki, Argentina, Israel, Afrika Selatan, Kuba, Malaysia, Korea Selatan, dan Indonesia yang disuguhkan selama festival berlangsung.[VN]

Berita Terkait :

  1. Orang Indonesia Bertambah Kaya
  2. Tiga Anggota DPR Kritisi Kinerjanya
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment