Sat, 12 July 2014

Petepolitik.com – Anggota tim kampanye nasional pasangan Prabowo Hatta, Andre Rosiade menyayangkan statmen Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi yang menyalahkan KPU terkait klaim kemenangan Jokowi-JK. Klaim kemenangan pasangan itu berdasarkan lembaga survei, bukan KPU.

Menurut Andre, tindakan tersebut sangat provokatif dan memancing timbulnya kerusuhan ditengah masyarakat. Tidak hanya itu, pernyataan Burhanudin juga dirasa sebagai tindakan kudeta terhadap KPU.

“Pernyataan Burhan yang merupakan Konsultan dari salah satu grup degan Saiful Mujani ini merupakan Kudeta terhadap KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yang sah dan provokatif,” ungkapnya di Rumah Polonia, Jakarta, Sabtu, (12/7).

Lebih lanjut dirinya menambahkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seharusnya pihak yang berwajib segera menangkapnya.

“Kami sangat menyesalkan pernyataan ini dan berharap kepolisian proaktif menindak lanjuti pernyataan yang berbau provokasi terhadap rakyat Indonesia,” katanya.

Berdasarkan hasil hitung cepat Indikator, pasangan Jokowi-JK unggul dengan raihan 52,95 persen, sedangkan Prabowo-Hatta hanya mengumpulkan 47,05 persen. Data IPI menggunakan 2 ribu TPS dengan margin of erorr 1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Partai Klaim Indonesia, Sebutan untuk Jokowi-JK
  2. Mahfud MD Yakin Prabowo-Hatta Kantongi Suara 55%
  3. Hashim Janji Naikkan Elektabilitas Prabowo-Hatta

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment