PetaPolitik.Com – Sikap tegas tak ditunjukkan Partai Golkar dalam putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah Jakarta yang menyisakan dua pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Golkar juga tak tegas mau berkoalisi dengan siapa.
Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie usai melaksanakan buka puasa bersama dengan kader partai di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (28/7).
Menurutnya, saat putaran kedua nanti, Ical menyilakan kader Golkar memilih sesuai hati nuraninya.
“Soal itu biar saja rakyat memilih. Saya mengharapkan mereka datang ramai-ramai ke tempat pemungutan suara untuk memberikan suaranya,” ujar Aburizal yang pada pemilihan putaran pertama tak menggunakan hak pilihnya, dan memilih terbang bersama keluarga ke Amerika Serikat untuk berlibur.
Calon pasangan gubernur dan wakil gubernur dari Golkar, Alex Noerdin yang berdampingan dengan Nono Sampono, kalah mengenaskan. Alex-Nono hanya mendapat empat persen suara dari pemilih. Suara mereka kalah dari pasangan independen Faisal Basrie-Biem Benyamin.
Dari enam calon pasangan gubernur dan wakil gubernur, Alex-Nono berada di posisi kelima dengan perolehan suara empat persen. Posisi paling buncit adalah pasangan Hendardji-Riza. Sedang posisi pertama Jokowi-Basuki, disusul Fauzi-Nachrowi, Hidayat-Didik, kemudian pasangan Faisal-Biem.[lur]
Berita Terkait :
- Hasil Quick Count: Jokowi Kalahkan Foke!
- Kekalahan Alex Noerdin, Tanda Buruk Pencapresan Ical
- Jokowi & Ahok Bisa Salip Incumbent Foke


0 Comments
You can be the first one to leave a comment.