Sun, 20 July 2014

Petapolitik.com – Tim saksi pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak tergesa-tegas memutuskan siapa capres cawapres pemenang pemilu.

“Undang-Undang beri ruang 30 hari setelah pencoblosan. Jangan karena Peraturan KPU (PKPU), seluruh persoalan yang ada diabaikan,” ujar saksi dari tim Prabowo-Hatta, Yanuar Arif di Ruang Sidang KPU, Jakarta, Minggu (20/7).

Kata Yanuar, KPU tidak perlu mengejar waktu sampai tanggal 22 Juli berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 tahun 2014, KPU justru mengabaikan induk dasar Undang-Undang Pemilu yakni Undang-Undang Nomor 42 tahun 2012.

Selain itu, ia berharap KPU tidak membatasi nota keberatan yang disampaikan oleh masing-masing saksi saat rapat rekapitulasi. Sebab, waktu penetapan pemenang pemilu presiden, katanya masih panjang.

“Hari ini pun kalau clear, kita selesaikan hari ini. Tapi kita dibatas Undang-Undang 1 bulan setelah pelaksanaan pemungutan suara,” tandasnya.  [Trg]

Berita Terkait :

  1. Gerindra Tidak Tergesa-gesa Tentukan Mitra Koalisi
  2. Kata Hatta, Quick Count Bukan Penentu Pemenang Pilpres
  3. Makin Dekat Pilpres, Prabowo-Hatta Terjunkan Caleg Terpilih

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment