Sun, 20 July 2014

Petapolitik.com – Dalam sambutannya pada acara buka bersama dua pasang capres-cawapres, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan nasional merupakan keniscayaan demi kelangsungan pembangunan bangsa.

Menurut SBY perlu dijaga dan didukung kondisi yang aman dan damai bagai pemimpin baru agar dapat langsung bertugas membangun bangsa dan memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Suksesi kepemimpinan dan pemerintahan adalah keniscayaan yang harus kita sambut dengan suka cita. Kita pastikan pemimpin di masa depan untuk sama-sama kita bantu dan kita dukung,” ujar SBY didepan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK di Istana Negara, Minggu (20/7).

Pada 20 Oktober 2014, masa bhakti SBY sebagai presiden ke-6 RI akan resmi berakhir. Dia berharap tahapan akhir Pilpres 2014 yang sekaligus menandai berakhirnya dua periode pemerintahan tetap berlangsung dalam kondisi keamanan nasional dan suhu politik yang stabil.

Suasana yang sama pada dua pilpres sebelumnya sehingga pemerintahan terpilih saat itu bisa bekerja dengan baik. Maka menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, termasuk pasangan capres-cawapres untuk bersama-sama mengawal proses konsolidasi demokrasi yang berlangsung sejak 1998.

“Proses demokrasi ini belum rampung, mari kita kawal dengan penuh tanggung jawab,” sambung SBY. [Mi/Pol]

Berita Terkait :

  1. Kata Hatta, Pilpres Adalah Hal Biasa
  2. Apapun Keputusan Rakyat, Prabowo Menghormatinya
  3. Prabowo: Demokrasi Dipertahankan, Diperbaiki dan Dikembangkan

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment