Mon, 24 October 2011

PetaPolitik.Com – Pada Rapat Kerja (Raker) Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, menteri pengganti Mari Elka Pangestu sempat diprotes anggota Komisi VI dari PKS.

Protes tersebut berawal dari pertanyaan Gita yang mengatakan bahwa dirinya kurang setuju soal impor kentang karena kebijakan itu datang dari Menteri Pertanian.

“Saya kurang begitu setuju soal impor kentang walau dengan alasan untuk kebutuhan khusus Kentucky atau McDonald,” kata Gita, Senin (24/10).

“Izin impor kentang itu datang dari Mentan bukan dari kami,” tambahnya.

Sontak pernyataan Gita ini langsung mendapatkan reaksi dari politisi PKS Refrizal yang mengatakan,” impor kentang dari Mentan? Mana ada? apa kepentingnya ?!.”

Politisi yang partainya berasal dari Mentan ini meminta agar Gita hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dan meminta menteri baru itu mengkonfirmasi pernyataannya sehingga tidak berdampak fatal, tanpa menjelaskan dampak fatal seperti apa yang dimaksud anggota fraksi PKS ini.

Atas pernyataan Refrizal ini Mendag langsung meminta maaf dan berjanji akan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait.

Pada kesempatan itu anggota Komisi VI dari Fraksi PDIP Sukur Nababan meminta Kementrian Perdagangan agarĀ  Program Aku Cinta Indonesia (ACI) yang mendapatkan alokasi anggaran cukup besar dialihkan guna memperbaiki pasar tradisional karena DPR menganggap program tersebutĀ  tidak efektif dan tidak berdampak selama harga produk dalam negeri tidak dapat bersaing dengan produk impor.

“Tidak diragukan, 1.000 persen rakyat Indonesia cinta produk lokal namun mereka tidak memiliki uang untuk membelinya karena harganya tak bisa bersaing (dengan produk impor),” kata Sukur.

“Program ACI perlu ditinjau ulang. Alihkan dananya untuk program daya saing,” tambahnya.[Sak]

Berita Terkait :

  1. Petani Kentang Menangis Menteri Perdagangan Meringis
  2. Ketua MPR Ingin Mendag Lebih Nasionalis

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment