Thu, 15 March 2012

PetaPolitik.Com – Polisi PDIP, Pramono AnungĀ  menegaskan fraksinya dengan tegas menolak kenaikan harga BBM jika kompensasinya masih berupa pemberian BLT, pasalnya yang akan diuntungkan adalah pemerintah dan partai pendukungnya.

Soal ini Partai Demokrat melalui Wakil Sekretaris Jenderalnya, Saan Mustopa membantah bahwa partainya menggunakan BLT sebagai alat untuk menarik dukungan publik.

“Enggak ada. Demokrat tidak pernah memanfaatkan BLT,” kata Saan, di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3).

Menurut Saan, rakyat tidak mampu sangat membutuhkan bantuan langsung yang tentu dapat meringankan beban ketika harga BBM naik.

Bantuan itu menurutnya antara lain tunai langsung, beras miskin dan lainnya dengan demikian Fraksi Demokrat akan mendukung program BLT yang saat ini namanya berganti menjadi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Pemerintah sendiri akan menganggarkan Rp 25,6 triliun untuk 18,5 juta rumah tangga sasaran (RTS) dalam program BLSM. Setiap RTS akan menerima Rp 150.000 per bulan selama sembilan bulan. Dana itu akan dikucurkan setiap tiga bulan.[Sak]

Berita Terkait :

  1. Saan: Permintaan Ruhut agar Anas Mundur Bagian dari Demokrasi
  2. Nazaruddin Sebut Nama Jafar Hafsah & Saan Mustopa
  3. Demokrat Larang Boikot Pembahasan RAPBN

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment