Thu, 3 July 2014

Petapolitik.com – Tim advokasi pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan tiga pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh kubu Jokowi-JK ke badan pengawas pemilu (Bawaslu), hari ini, Kamis (4/7).

“Pada hari ini kami melaporkan tiga bentuk dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan pemilu yang terjadi di beberapa kota di Indonesia,” kata Juru Bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (3/7).

Pelanggaran pertama adalah dugaan praktik politik uang dengan menjual sembako dengan harga jauh di bawah harga normal sembari menempelkan kupon bergambar Jokowi-JK. Kejadian ini berlangsung di Jakarta dan Jawa Barat.

Pelanggaran kedua adalah laporan dugaan intimidasi dan larangan beribadah di sebuah rumah ibadat untuk pendukung Prabowo-Hatta di Kawasan Depok, Jawa Barat.

Terakhir, dugaan kampanye hitam dengan menyebar buletin Tibyan Als Kazieb yang bernuansa SARA. Diduga buletin yang berisi fitnah ini beredar di Cikini, Jakarta Pusat.

Habib mengimbau agar Bawaslu segera mengusut perkara ini dan memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. [Trg]

Berita Terkait :

  1. Tidak Adil, Kubu Prabowo-Hatta Laporkan Bawaslu
  2. Prabowo-Hatta Laporkan Wimar ke Bawaslu
  3. Jokowi Sepelekan Kasus Curi Start Kampanye Yang Dituduhkan Bawaslu

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment