Fri, 13 April 2012

PetaP0litik.Com – Anggota komisi III DPR, Aboebakar Al-Habsyi  meminta Kapolri  menindak anak buahnya terutama yang melakukan pelanggaran dalam penggunaan senjata dan menalukan aksi ala koboy yang dilakukan sejumlah Anggota Brimob di Bima.

“Saya dapat informasi ratusan warga lingkungan Sigi Kelurahan Paruga sempat mengejar anggota Brimob Kompi IV Bima berinisial A” terangnya kepada petapolitik.com, Jumat (13/4)

Aboebakar yang juga menjabat sebagai ketua DPP PKS  Bidang Hukum dan Advokasi ini mengatakan,  Tindakan warga ini dibalas dengan aksi penyisiran yang dilakukan delapan anggota Brimob bersenjata lengkap, yang merupakan rekan A.

“Ini berawal dari Brimob mendatangi warga lingkungan Sigi. Saat itu, sejumlah anggota yang memakai mobil patroli Brimob bersama A langsung masuk ke lingkungan setempat. Mereka mengeluarkan tembakan dan menyebabkan warga ketakutan” terangnya

Aksi delapan anggota Brimob, kata Aboebakar,  menyebabkan warga yang sebelumnya masih terlihat berkumpul menjadi panik dan berhamburan. Terlihat A mengejar beberapa warga sekitar.

Warga yang tidak ingin daerahnya diobrak-abrik dengan tindakan sejumlah anggota tersebut, membalas dengan melempar batu ke arah sejumlah anggota Brimob. Tapi, aksi koboy terus dipertontonkan, anggota Brimob tersebut membalasnya dengan beberapa kali tembakan ke udara.

“Kita lagi inventarisir pemicu kejadian ini.
Kapolri harus mengingatkan anak buahnya agar tidak arogan dalam menggunakan senjata, bukankah seharusnya mereka lebih tahu aturan penggunaan senjata Api” demikian Aboebakar

Berita Terkait :

  1. Komnas HAM: Ada Pelanggaran HAM di Sape
  2. Politisi Golkar Kecam Pernyataan Denny Indrayana
  3. Desakan RUU Desa, Isu Kuat Penggalang Aksi Massa

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment