Sun, 13 July 2014

Petapolitik.com – Sehubungan dengan imbauan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang meminta lembaga penyiaran menghentikan siaran hitung cepat atau quick count serta real count, akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghentikan publikasi real count data Pilpres 2014.

“Real count PKS sudah kami hentikan penyiarannya. Kami taat aturan, ujar Taufik, Minggu (13/7).

Kendati demikian, Taufik jelaskan bila pihaknya tetap mengumpulkan data C1 Pilpres dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS). Dengan demikian data tersebut dapat digunakan sebagai pembanding saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan pengumuman hasil Pilpres.

Sebagaimana diketahui, PKS menunjukkan hasil quick count dengan menyebutkan pasangan Prabowo-Hatta mendapat perolehan suara 52,3 persen saat Pilpres. Sementara itu untuk pasangan Jokowi-JK sebanyak 47,7 persen.

Namun melihat sikap saling klaim antar masing-masing pasangan usai pencoblosan pada Rabu (9/7) kemarin, akhirnya KPI mengimbau agar seluruh lembaga survei menghentikan siaran quick count dan real count untuk sementara. [Trg]

Berita Terkait :

  1. JK Optimis Hasil Quick Count Mendekati Real Count
  2. Hasil Quick Count Depok, Nur Mahmudi Menang
  3. Hasil Quick Count: Jokowi Kalahkan Foke!

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment