Wed, 2 July 2014

Petapolitik.com – Penampilan Hatta Rajasa dalam debat cawapres beberapa waktu lalu dinilai positif oleh banyak kalangan. Mantan Menko Perekonomian itu dinilai lebih mengusai secara subtansi soal SDM dan Iptek dibandingkan Jusuf Kalla.

Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Brawijaya Malang, Anang Sujoko menilai Hatta menyajikan data-data akurat. Kemudian menyajikan strategi, berupa inovasi, riset serta aplikasinya baik dalam bidang pangan, transportasi dan kesehatan.

“Jawaban dan pernyataan Hatta banyak didukung dengan data dan strategi yang spesifik. Ini kan alur berfikir yang runtut,” kata Anang, Selasa (1/7).

Anang menambahkan, JK memang menguasai lapangan, gayanya juga ‘cair.’ Namun, soal retorika dan penyampaian jawaban, Hatta Rajasa memberikan jawaban yang jauh lebih sistematis dibandingkan JK.

“Kemungkinana JK tak punya cukup data, tak menyusun strategi khusus retorika dan tak menampilkan kepercayaan diri yang prima. Indikasinya adalah jawaban-jawaban JK bersifat umum,” tambah Anang.

Lebih lanjut Anang juga mengkritik inkonsistensi yang ditampilkan JK, misalnya dalam bidang sertifikasi guru dan unas. Seorang pemimpin harusnya bisa mendengar dengan baik, mempunyai keyakinan tinggi dan bukan inkonsistensi.

“Dia bilang akan tetap akan menjalankan sesuai UU padahal awalnya menolak gagasan ini. Dia mengelak dengan menjawab diplomatis bahwa akan melakukan evaluasi. Ini artinya, gagasanya tak murni,” ucapnya. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Timses Prabowo-Hatta Siap Hadapi Debat Cawapres Besok
  2. Prabowo Dampingi Hatta di Debat Cawapres
  3. Prabowo-Hatta Siap Sambut Debat Capres-Cawapres

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment