Thu, 5 April 2012

PetaPolitik.Com – Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mau disebut aji mumpung. Menyusul rencana dikeluarkannya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Setgab Koalisi, tiga menteri dari PKS terancam direshuffle.

PAN tidak akan menyodorkan nama-nama untuk mengisi posisi menteri jika PKS benar-benar didepak dari Setgab Koalisi. PAN justru berharap PKS tetap dipertahankan oleh SBY.

“PAN tidak menyodorkan nama, PAN tidak berharap kalau seandainya ada kursi yang kosong. PAN secara resmi menyerahkan ke SBY untuk menentukan posisi kabinet,” kata Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4).

Viva Yoga berharap Susilo Bambang Yudhoyono tetap mempertahankan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di koalisi.

“Sebaiknya, PKS jangan keluar karena dari awal. Jadi sebaiknya sampai 2014 dalam rangka membangun kebersamaan solidaritas sebagai keluarga besar di koalisi,” ujar dia.

Ia meminta agar PKS tidak lagi mengulangi kesalahan dengan memutuskan sikap berbeda dari kesepakatan koalisi untuk mendukung kebijakan pemerintah. “Kontraknya juga harus ditaati bersama-sama,” ujarnya.

Mengenai nasib PKS yang kini ‘digantung’, menurut dia, partai di bawah kepemimpinan Luthfi Hasan Ishaaq itu masih menjadi bagian dari koalisi.

“Secara de facto dan de jure PKS masih anggota koalisi, buktinya masih ada menterinya,” papar dia.[dt/lur]

Berita Terkait :

  1. Ini Alasan PAN Ngotot Keluar dari Setgab
  2. Lima Alasan Parpol Bikin Poros Tengah
  3. PAN Konsisten Usung Hatta Rajasa Jadi Capres

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment