Wed, 25 June 2014

Petapolitik.com – Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Nurul Arifin menilai survei palsu yang mengatas namakan Gallup di situs CNN adalah salah satu strategi yang digunakan untuk mempengaruhi referensi pemilih. Strategi ini diakuinya digunakan oleh tim sukses masing-masing capres dan cawapres jelang pemilu 2014 ini.

“”Soal survei Gallup bisa saja itu merupakan satu cara memengaruhi pemilih. Cara yang sama dilakukan juga oleh pihak lain. Ini pertempuran, Bung! Pintar-pintar menyusun strategi saja,” ujar Nurul, Rabu (24/6).

Sebagaimana diketahui, Gallup adalah salah satu survei kredibel yang berasa dari Amerika Serikat. Survei palsu yang mengatasnamakan Gallup itu dimuat di situs iReport CNN. Survei itu menunjukkan kemenangan besar yang diraih oleh kubu Prabowo-Hatta.

Belakangan diketahui bahwa hasil survei Gallup itu ternyata palsu. Untuk tiu, Nurul mengimbau agar masyarakat tidak terlalu percaya pada hasil survei yang diajuan oleh lembaga manapun. Apalagi jarang sekali ada lembaga survei yang dianggap Nurul kredibel dan independen.

“Nyaris hampir semua lembaga survei tidak independen dan subyektif. Kita paham bahwa lembaga survei adalah industri yang menyertakan banyak pekerja di situ,” imbuhnya.[Trg]

Berita Terkait :

  1. Pengaturan Lembaga Survei Sia-sia Belaka
  2. Nurul Arifin Terpental dari Senayan
  3. Marzuki Tuding Lembaga Survei Abal-abal Bikin Demokrat Kalah

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment