Wed, 25 June 2014

Petapolitik.com – Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie geram dengan manuver politik Ruhut Sitompul. Ia meminta Partai Demokrat tidak dibawa-bawa dalam dukungan kepada capres dan cawapres Jokowi-Jusuf Kalla.

Ruhut Sitompul menyatakan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sikap ini ditentang para  petinggi Demokrat lainnya karena membawa-bawa nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kita ini sejak awal di Demokrat, sejak 2002 membangun Demokrat. Jadi jangan membawa-bawa nama Demokrat, pada saat dia diuntungkan oleh kebesaran partai Demokrat,” tegasnya, Senin (23/6) di Kota Serang.

Sikap Ruhut, menurut Marzuki sangat lancang terlebih sebagai baru masuk 2005 di Partai Demokrat dan hanya kepala departemen. Ia ikut menikmati kemenangan Demokrat pada pemilu lima tahun lalu, tepatnya tahun 2009.

Marzuki menambahkan tidak akan mempermasalahkan sikap politik Ruhut  jika dukungan bersifat pribadi.  Karena pada era demokrasi saat ini, berbeda pandangan adalah hal biasa.

“Memilihkan dengan pertimbangan, Prabowo-Hatta sudah menyatakan visi misinya pada tanggal 1 Juni yang lalu,” lanjut Marzuki.

Ketua DPR ini menyatakan, perbedaan pendapat dan sempalan-sempalan itu bersifat biasa dan setiap individu harus bisa saling menghargai perbedaan pendapat tersebut. Karena jika sampai terjadi keributan, maka tak elok dilihat publik.

“Kami mayoritas kader Partai Demokrat se-Indonesia dan seluruh organisasi sayap telah menyatakan sikap mendukung pasangan Prabowo-Hatta,” tandas Marzuki. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Demokrat Bantah SBY Restui Ruhut Dukung Jokowi-JK
  2. Marzuki Ali Segera Turun Lapangan Dukung Prabowo-Hatta
  3. Marzuki Heran Dokumen DKP TNI Muncul Saat Prabowo Nyapres

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment