Sat, 12 July 2014

Petapolitik.com – Dosen Fisip UGM Yogyakarta Arie Sudjito menilai Lembaga Penyiaran Publik RRI dan LKBN Antara tidak berpihak pada salah satu pasangan dalam pilpres 2014. Keduanya juga paling kredibel menggelar hitung cepat (quick count).

“RRI dan Antara merupakan dua lembaga publik yang kredibel dan tidak berpihak pada kubu capres tertentu,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (12/7).

RRI sudah memiliki reputasi pada Pemilu Legislatif April lalu dengan melakukan hitung cepat yang hasilnya mirip dengan penetapan KPU. RRI memiliki sumber daya yang bisa diperiksa secara transparan metodologinya.

“Jadi kalau mencurigai RRI dan Antara ada kepentingan politik, itu sama sekali tak beralasan,” ujar Arie.

Dosen Fisip Universitas Cendana Kupang Rudi Rohi mengatakan bagi yang tidak paham cara hitung cepat. Padahal,bagi yang memahami karena cukup menghitung jumlah sebaran sampel representatif, margin of error dan tingkat kepercayaan yang baik.

Selanjutnya, katanya, hanya membutuhkan kedisiplinan dan obyektivitas penyurvei  dalam mengambil data sesuai sampel.”Saya kira RRI memiliki kapasitas institusi maupun SDM apalagi jaringannya luas sehingga jangkauan terhadap TPS sampel tidak jadi masalah,” kata dia. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Quick Count Bukan Penentu Kemenangan Capres
  2. Kata Hatta, Quick Count Bukan Penentu Pemenang Pilpres
  3. JK Optimis Hasil Quick Count Mendekati Real Count

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment