Wed, 18 June 2014

Petapolitik.com – Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengkritik program kesehatan, Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diusung calon presiden Joko Widodo dalam debat capres tahap kedua beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Jokowi tidak memahami Undang-Undang. Karena untuk mengesahkan sebuah kebijakan dibutuhkan peran serta DPR Ri. Ia mencontohkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Yang membutuhkan waktu yang sangat panjang dalam pengesahannya.

“Tidak mudah bikin undang-undangnya, seperti BPJS, tidak mudah,” kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/6).

Terlebih kata Ruhut, politisi Senayan periode 2014-2019 nanti lebih banyak diisi dari koalisi Merah Putih milik Prabowo-Hatta.

Ia menyarankan Jokowi melanjutkan program BPJS milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama lima tahun mendatang bila terpilih sebagai presiden nanti.

“Apalagi koalisi merah putih lebih gede. Enggak mudah, BPJS dilanjutkan saja. Itu bagus untuk kepentingan semua, tidak ada kelas,” pungkasnya. [Trg]

Berita Terkait :

  1. Demokrat: Tim Jokowi Anti Kritik
  2. Ini Ide Rahasia Demokrat Menangkan Pilpres Versi Ruhut
  3. Ruhut Khawatir Ada Capres Jadi ‘Korban’

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment