Sat, 19 April 2014

Petapolitik.com – PT Kertas Nusantara membantah membantah capres Partai Gerindra Prabowo Subianto masih mempunyai hutang kepada karyawannya. Kabar tersebut tidak benar dan hanya untuk menjatuhkan Prabowo.

Sebelumnya santer diberitakan di media massa dan media sosial, hutang Prabowo di perusahan yang dulu bernama PT Kiani Kertas sebesar Rp 14 triliun. Prabowo diketahui memiliki saham dan menjadi pimpinan di perusahan kertas tersebut.

“Nama Prabowo kerap dikaitkan dengan perusahaan yang ia pimpin sebab sejak tahun 2002. Informasi yang beredar di BBM, Facebook, Twitter dan media sosial lainnya, yang mengatakan masih punya hutang begitu besar itu menyesatkan,” ungkap Dirut PT Kertas Nusantara, Pola Winson di Jakarta, Sabtu, (19/4).

Winson menjelaskan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar melalui media sosial adalah sesuatu informasi yang mengada-ada. Ia pun yakin kejadian seperti ini merupakan langkah tidak terpuji dari lawan politik dari Prabowo.

Menurut Winson, Prabowo merupakan pengusaha yang piawai dan handal. Tidak mungkin mantan Danjen Kopasus itu membiarkan perusahaan yang ia punya saham untuk berhutang tanpa penyelesaian apapun.

“Misalkan tahun 2005 lalu Prabowo sendiri yang mengantar uang tunai ke Bank Mandiri sebesar Rp. 2,1 triliun untuk melunasi pinjaman PT Kertas Nusantara dari Bank Mandiri yang jatuh tempo,” katanya.

PT Kertas Nusantara sepanjang tahun 1991- 2001 diketahui meminjam uang dari 143 kreditur untuk membiayai ekspansi perusahaan. Tahun 2005 – 2011, perusahaan sempat mengalami kesulitan dalam melunasi pinjaman yang sudah jatuh tempo, namun pada bulan November 2011 semua masalah pembayaran hutang sudah diselesaikan di Pengadilan Niaga dengan restrukturisasi hutang. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Prabowo Klaim Punya Penggemar 1,3 Juta di FB
  2. KPK Dikirimi Bukti Anas Pemilik PT Anugerah Nusantara
  3. Prabowo Sindir Pemilik Media Yang Coba Menutup Informasi

Tags

 

1 Comment

  1. demi umat says:

    WAKAKAKAKAK, penjelasan konyol, kalau perusahaan melakukan restrukturisasi utang. Berarti jelas perusahaannya bermasalah karena gak bisa bayar hutang… DENGAN KATA LAIN… BERHUTANG LUAR BIASA BESAR :D
    yang dilunasi juga baru 1 yaitu bank mandiri nah 142 kreditur lainnya nasipnya gimana… dibiarin bangkrut? orang tolol yang ngasih penjelesan kayak gini kok bisa jadi direktur sih?? oh iya pemiliknya jauh lebih tolol lagi :D

    Leluhurnya bernama Benyamin Thomas Sigar Menjadi centeng Belanda untuk menangkap Pangeran Diponegoro, ayahnya jadi pemberontak PRRI yang ingin menghancurkan Indonesia dan membentuk negara baru, begitu gagal kabur keluar negeri dan saat negara ini konfrontasi dengan Malaysia beliau menjadi penasehat keuangan yang ditugaskan untuk menghancurkan ekonomi Indonesia, begitu Sukarno tumbang, jadi menteri orde baru dan rencana ekonomi yang amburabul menyebabkan hutang negara ini membengkak menjadi 1500 Triliun, adiknya dan iparnya terlibat kasus BLBI yang merugikan negara 600 triliun, terlibat kasus TPPi yang merugikan negara 17 triliun. Berusaha merebut usaha milik pribumi untuk dikuasai bossnya yang merupakan keluarga yahudi pendiri negara Israel. beliau sendiri dituduh terlibat berbagai kejahatan HAM dan pembantaian dimana-mana, punya hutang 14,1 Triliun tapi masih berlagak kaya dan malah sibuk kasih makan kuda padahal gaji karyawannya gak dibayar. HEBAT BETUL KELUARGA INI, ada yang tau keluarganya siapa??

    Bibit bebet bobotnya penghianat sejati, sekeluarga punya tradisi untuk kabur begitu kena masalah, kayak waria yang ketemu trantib.

    Yang lebih konyol lagi sekarang disama-samain sama Presiden Sukarno. Apa gak takut durhaka tuh, ayahnya kan benci banget sama Presiden Sukarno, makanya dulu memberontak dan bermaksud menghancurkan Indonesia dengan PRRI, begitu gagal kabur ke Malaysia. disana bekerja sebagai jongos Malaysia dengan tugas menghancurkan ekonomi Indonesia

Leave a Comment