Mon, 19 May 2014

Petapolitik.com – Bakal Calon Presiden (capres) PDIP, Joko Widodo saat pelaksanaan pemilihan umum legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu selalu mengumandangkan kalimat ‘menang tebal’ di setiap kota yang dia singgahi saat kampanye.

Namun, saat pelaksanaan pemilihan umum presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, Jokowi tak berani mengumandangkan kalimat itu lagi.

“Nanti dilihat. Dihitung dan dikalkulasi dulu,” ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (19/8).

Usai mendaftarkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres di KPU siang tadi, Jokowi mengaku akan segera bergerak. Namun tidak dijelaskan pergerakan apa yang dimaksud oleh Jokowi.

“Sekarang kan sudah bergerak. Nanti dilihat,” katanya.

Sebagaimana diketahui, setiap berkunjung ke kota-kota diseluruh tanah air saat membantu para caleg yang bertarung di Pileg, Jokowi selalu mengumandangkan kalimat menang tebal. Jokowi pun selalu berkoar-koar ‘efek Jokowi’ akan membantu meningkatkan perolehan suara PDIP hingga menembus angka 30 persen. Sayangnya, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU beberapa waktu lalu, perolehan suara PDIP hanya berhenti diangka 18.95 persen. [Trg]

Berita Terkait :

  1. Di Kampung SBY, Jokowi Yakin PDI-P Menang
  2. Demokrat: PDIP Menang Karena Mega, Bukan Jokowi
  3. Pengamat: Jokowi Tidak Akan Berani Hapus Outsourcing

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment