Thu, 20 January 2011

PetaPolitik.Com – Ketua dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akhirnya memiliki sembilan anggota baru. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru saja memilih sembilan anggota dan ketua serta wakil ketua yang bertugas mengawasi pelayanan publik di Indonesia ini.

Terpilihnya Sembilan anggota ini setelah sebelumnya dilakukan fit and proper test terhadap 18 calon yang diajukan pemerintah ke DPR.

Rapat yang dilangsungkan hingga pukul 21.30 di komisi II tersebut menghasilkan sembilan Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2011-2016.  Mereka adalah Azlaini Agus (mantan Anggota DPR/politisi Partai Amanat Nasional), Budi Santoso (Konsultan), Danang Girindrawardana (Konsultan), Ibnu Tri Nurcahyo (Dosen), Hendra Nurcahyo (Dosen), Khoirul Anwar (Komisi Pelayanan Publik), Petrus Beda Peduli (mantan Staf Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara), Pranowo (pensiunan polisi), dan Kartini Istiqomah.

Babak kedua setelah diperoleh Sembilan nama tersebut adalah pemilihan ketua dan wakil ketua ORI. Danang Girindrawardana memperoleh 21 suara dari jumlah total suara 46. Pada urutan kedua atau wakil ketua terpilih adalah Azlaini Agus dengan 17 suara.

Sejumlah tugas berat kini berada di pundak para Anggota Ombudsman ini. Dalam fit and proper test terekam berbagai masalah dan tantangan yang akan dihadapi oleh para anggota terpilih tersebut. Dari kewenangan yang dinilai sangat minim, sampai nama ‘Ombudsman’ yang masih kurang populer di telinga masyarakat. Bahkan meski telah berdiri 10 tahun, tak sedikit masyarakat yang kurang familiar dengan Ombudsman dan kewenangannya.

Dalam UU No.37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia dan UU No.25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik kewenangan Ombudsman memang sebatas hanya memberikan rekomendasi bila ada lembaga atau pejabat publik yang melaksanakan pelayanan secara kurang baik. Dalam prakteknya, rekomendasi ini sering diabaikan. Namun demikian anggota Ombudsman Republik Indonesia mempunyai kewenangan mempublikasikan rekomendasi itu ke media massa. Hal tersebut merupakan kewenangan tertinggi yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Ombudsman. [nurularifin.com]

Berita Terkait :

  1. Ini Dia Sikap PDIP Terkait Reshuffle
  2. 10 LSM Adukan Anggota DPR ke BK
  3. Diduga Anggota Komisi III DPR Bertemu Calon Ketua KPK

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment