Sat, 12 July 2014

Petapolitik.com – Calon Presiden (capres) Joko Widodo menuturkan permasalahan di Indonesia hampir semuanya sama, dari Sabang sampai Merauke. Ketika dirinya blusukan ke pelosok Indonesia kerap menyerap banyak aspirasi dari masyarakat.

“Paling banyak ditemui ya masalah pendidikan. Banyak warga yang mengeluhkan mahalnya sekolah, mau masuk SMP mahal, mau masuk SMA mahal,” kata Jokowi di Kalibata, Jakartaa Selatan, Sabtu (12/7) pagi.

Joko Widodo menuturkan ide Kartu Indonesia Pintar yang ia dengungkan sangat tepat
untuk mengatasi permasalahan pendidikan. Dengan kartu tersebut nantinya seluruh rakyat bisa mengenyam pendidikan.

“Makanya saya cetuskan Kartu Indonesia Pintar. Dengan Kartu IndonesianPintar, para petani bisa menyekolahkan anaknya sampai SMA, para nelayan juga begitu. Jadi tak ada yang keliru dengan kartu tersebut,” lanjutnya.

Menurutnya agar terjadi pemerataan pendidikan, terpenting bagi perekonomian Indonesia adalah bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa dibarengi dengan pemerataan ekonomi. Ia akan mengusahakan seluruh rakyat bisa menikmati pertumbuhan ekonomi.

“Nanti kita akan fokus ke pemerataan ekonomi bukan hanya pertumbuhan ekonomi. Bagaimana rakyat bisa mejikmayi pertumbuhan ekonomi secara merata dan tidak terpusat di satu wilayah,” ujar mantan Walikota Solo itu. [Ak]

Berita Terkait :

  1. JK Contohkan Indonesia Mengajar Untuk Pemerataan Pendidikan
  2. Jokowi: Penghematan Hemat Listrik dan BBM untuk Pendidikan
  3. Fadli Zon: Rakyat Indonesia Tidak Butuh KIP dan KIS

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment