Mon, 23 June 2014

PetaPolitik.com- Pendiri dan fungsionaris Partai Hanura Elza Syarif menyatakan ketum Partai Hanura Wiranto yang juga mantan panglima ABRI telah melakukan pembohongan publik terkait dengan pernyataan yang menyudutkan Capres Prabowo Subianto.

“Saya mendapat telepon langsung dari keluarga dekat Pak Wiranto di Gorontalo yang menyesalkan tindakan Pak Wiranto, sehingga saya bergerak atas hati nurani bicara apa adanya,” ujar Elza Syarif di rumah Polonia Jaktim,Senin (23/6/2014).

Lebih lanjut Elza yang juga advokat menyanyangkan langkah Wiranto yang menjatuhkan Nama Capres Prabowo sebagai sesuatu yang tidak benar dan menginginkan agar kader Hanura mendapat jabatan jika Jokowi menang. “Saya prihatin dan sangat menjaga agar Pak Wiranto sebagai Bapak Hanura jangan sampai ada tekanan oleh koalisi PDI Perjuangan,”ucapnya.

Beberapa fakta yang disampaikan Elza yaitu tahun 1999 Pak Wiranto mengatakan Prabowo tidak terlibat penculikan aktivis 98. Selanjutnya, kata Elza, sesuai Keppres no: 62/ABRI/1998 pemberhentian Prabowo atas usulan Menhankam/Pangab diberhentikan dengan hormat serta mengakui jasa jasa Prabowo selama mengabdi di militer. “Berdasarkan Surat Sekneg September 1999 kepada Komnas Ham yang isinya bahwa Prabowo Tidak Terlibat dalam kerusuuhan 1998,” tegasnya.

Bukan hanya itu, putusan. pidana Mahkamah Militer terhadap Tim Mawar no. Put, 25-16/K-AD/MMT-ll/lV/19 menutuskan Tim Mawar terdiri dari Mayor Inf. Bambang Kristiono, Kap Inf. Multhazar, Kap Inf. Nugroho, Kap Inf.Yulius dan Kap Inf. Untung Budi Harto tidak ada keterlibatan langsung dengan atasan mereka. “Kegiatan tim mawar tidak diketahui dan tidak melibatkan atasan mereka, dan mereka siap dipecat dan bertanggung jawab. Hal ini tidak ubahnya seperti kasus cebongan,” ungkap Elza.

Perlu diketahui justru Dan Grop 4 Kopassus atasan langsung Tim Mawar, Kol Inf Chairawan terus berkarir sampai pensiun Majen TNI. “Janganlah kita menyandera Prabowo seumur hidup dengan isu – isu yang tidak benar, padahal masalah ini tidak muncul saat mendampingi Capres Megawati 2009 lalu,”tutupnya.

Berita Terkait :

  1. Mantan KSAD : Soal HAM, Wiranto Paling Bertanggung Jawab
  2. Wiranto Akan Buka-bukaan Soal Surat DKP
  3. Kubu Prabowo-Hatta Adukan Wiranto ke Bawaslu

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment