Sun, 1 June 2014

Petapolitik.com – Pemenang konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan merapat ke pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla setelah gagal menjadi capres. Namun ia membantah pilihannya itu karena diiming-imingi posisi menteri di kabinet yang akan datang.

“Nggak ada pembicaraan itu (soal menteri) sama sekali,” ungkap Dahlan dalam acara deklarasi dukungan pada Jokowi-JK di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/5).

Dahlan mengaku siap diberikan tugas apapun, termasuk menjadi juru kampanye jika didaulat oleh Jokowi atau JK. Ia pun enggan berandai-andai dirinya akan dipilih menjadi menteri.

“Soal menteri itu urusan belakangan. Saya nggak mau berandai-andai,” lanjut Menteri BUMN tersebut.

Lebih lanjut, Bos raksasa media Jawa Pos Group ini mengaku berkeinginan menjadi sosok yang independen. tak memihak ke kanan atau kiri, selepas Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

“Saya enggak mau berandai-andai. Saya kira, saya ingin menjadi orang independen setelah pilpres,” ujar Dahlan.

Dahlan juga menambahkan belum terpikir untuk berubah haluan partai. Dirinya masih terdaftar sebagai kader Demokrat, namun bukan pengurus dan diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan oleh partai.

Keinginannya untuk tidak berpindah haluan tak lain karena melihat sosok Jusuf Kalla yang menjadi panutannya. Dahlan melihat JK juga masih berstatus kader Golkar, meski sudah berpasangan dengan Jokowi dan beda pendapat dengan partai.

“Saya kira tidak semua orang harus pindah ke PDIP saya kira Pak JK juga nggak keluar dari Golkar. Saya independen saja,” tandas eks Dirut PLN ini. [Ak]

Berita Terkait :

  1. Puja Puji Jokowi kepada Dahlan Iskan
  2. Nasdem Berharap Demokrat Ikuti Jejak Dahlan Iskan
  3. Dahlan Janji Tidak Ada Janji Politik Dengan Jokowi

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment