Airlangga Bilang Ada “Benang Kuning” Antara Golkar, Gerindra dan Nasdem

0
84
Airlangga Hartarto (Foto : Partai Golkar)

Petapolitik – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto jadi salah satu tokoh yang didorong unutk maju sebagai Calon Presiden (Capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Airlangga mengaku telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai. Termasuk dengan parpol pecahan Golkar yakni Gerindra dan NasDem.

“Kita punya kedekatan ideologi dan perkawanan, dan tentunya frekuensinya juga mirip. Tentu ini ada garis yang bisa didorong dan bekerja sama,” kata Airlangga.

Berikut petikan wawancara khusus merdeka.com dengan Airlangga Hartarto:

Saya mau bilang Partai Golkar bukan partai tertua, partai yang menang bukan partai tua. Jadi targetnya tentu ya partai politik ya targetnya menang.

Partai Golkar selama pemilu kan hanya nomor satu dan nomor dua. Beberapa pemilu terakhir kan nomor dua. Sekarang (Pemilu 2024) giliran nomor 1.

Belakangan ini Golkar selalu jadi nomor dua, ada apa?

Ya tentu posisi itu kan hasil dari kerja, kerja itu yang sekarang sedang ditata untuk mempersiapkan Pemilu 2024.

Jelang Pemilu 2024, sudah sepanas apa mesin Partai Golkar?

Ya kalau sekarang kan masih tahap awal, tahap penataan perbedaan Partai Golkar dengan yang lainnya adalah kekuatan jaringan. Jadi kalau jaringan itu sesuai seperti era digitalisasi itu jaringan 5G mikroselnya. Jadi mikrosel Golkar itu cukup kuat. Jadi kan sekarang kita sedang merevitalisasi mikroselnya, agar nanti siap di 2024.

Sasaran pemilih Golkar segmennya apa? Milenial kah? atau pemilih mengambang?

Ya pertama tentu kita punya daerah-daerah tradisional, Golkar nih kuat di Jawa Barat, Banten, di luar Jawa, tentu itu ditebalkan. Kemudian untuk modal Pilkada di Jawa tengah, Jawa Timur, terus dorong dan konsolidasi dan ini kan masih tahun 2021, masih ada waktu.

Nama Capres sudah mulai bermunculan, berbagai persiapan dilakukan, kalau bapak bagaimana?

Ya kalau kita kan masih konsentrasi kerja. Menghadapi Covid dan pemulihan ekonomi. Jadi konsentrasinya masih ke sana.

Kalau hobinya Pak Airlangga apa sih sekarang?

Ada tambahan skill sekarang, ilmu masak.

Masak apa biasanya?

Masak daging, karena kalau beli daging yang bagus, pasti enak.

Golkar beberapa kali pemilu absen mencalonkan kadernya maju capres atau cawapres, kalau Pemilu 2024 bagaimana peluangnya?

Ya yang pertama persiapan 2024, 2004 kan pada waktu itu ada Pak Wiranto, kemudian di 2009 Pak JK, kemudian 2014 ya kita dukung Pak Prabowo, 2019 dukung Pak Jokowi.

Tentu di 2014 kita dukung kader sendiri Pak JK, 2019 Pak Jokowi. Ke depan kan kita lihat Golkar punya potensi untuk mendukung calon karena kita partai yang sudah ‘punya tiket’. Kita cuma butuh satu partai lagi untuk sama-sama koalisi dan tentunya itu modal awal.

Peluang mengusung kader sendiri sebesar apa Pak?

Ya nanti itu kan dalam Munas, Rakernas, Rapimnas sudah dibahas.

Silaturahmi politik sudah ke sejumlah partai. Termasuk Demokrat, NasDem, Gerindra, kira-kira mau kemana lagi dan komunikasi paling intens dengan siapa?

Kalau ke dan dengan itu berbeda. Hehehe. Saya rasa dengan Gerindra juga sudah, PKS sudah.

Paling intens dengan siapa?

Saya rasa komunikasi cair, dengan berbagai partai.

Kabarnya dengan NasDem lebih intens?

Ya tentu alumni Partai Golkar kan Pak Surya Paloh, kita sudah kenal lama sebagai pimpinan NasDem dan pernah menjadi ketua dewan pertimbangan Partai Golkar.

Hubungan Golkar dengan partai-partai pecahannya seperti NasDem dan Gerindra baik?

Ya Golkar dengan partai terbentuk pasca konvensi kemarin, nah ini karena kita memiliki kesamaan ideologis dan kita sekolahnya sama. Kita punya kedekatan ideologi dan perkawanan, dan tentunya frekuensinya juga mirip. Tentu ini ada garis yang bisa didorong dan bekerja sama.

Antara Golkar, NasDem dan Gerindra punya benang merah ya?

Benang Kuning

Benang kuningnya ada, tinggal silaturahminya lebih intens lagi?

Iya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here