Belum Ada Capres Kelas “Premium” untuk Pilpres 2024

0
128
Ilustrasi

Petapolitik – Hasil survei yang telah dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan hingga saat ini belum ada calon presiden (capres) yang masuk kategori kelas “premium” untuk Pilpres 2024.

Sebab, dari 9 nama capres yang menduduki posisi tertinggi, tidak ada satu pun yang lebih dari 25 persen.

“Semua capres yang namanya mengemuka ke publik, termasuk capres veteran Prabowo Subianto, elektabilitasnya hanya di bawah 25 persen,” kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (17/6/2021).

Dari sembilan nama capres, Prabowo Subianto menempati urutan pertama capres dengan tingkat elektabilitas 23,5 persen.

“Dari simulasi 9 nama ini terlihat bahwa per hari ini Capres veteran Pak Prabowo Subianto karena 2 kali jadi Capres, saat ini memiliki elektabilitas yang paling tinggi ya di angka 23,5%,” kata Adjie.

Di peringkat selanjutnya, terdapat nama Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 15,5%, Anies Baswedan 13,8%, Sandiaga Uno 7,6%.

Selanjutnya, terdapat nama Airlangga Hartarto sebesar 5,3%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,8%, Puan Maharani 2%, Erick Tohir 1,9%, dan Moeldoko 0,1%.

“Sisanya yang belum menjawab di angka 26,5%,” ujar dia.

Pihaknya membuat kategori capres kelas premium dengan batasan 25 persen. Angka 25 persen itu diputuskan lantaran LSI menilai ada kemungkinan empat capres pada 2024.

Survei LSI dilakukan pada 27 Mei hingga 4 Juni 2021 kepada 1.200 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here