Titah Jokowi untuk Para Petinggi di DKI Dalam Tangani Covid-19

0
322
Presiden Jokowi (Foto : Instagram/@jokowi)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta di Istana Negara. Pertemuan tersebut guna membahas penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

Usai pertemuan, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menjelaskan sederet perintah Jokowi pada Forkopimda di Ibu Kota, yang paling penting adalah terkait penanaganan Covid-19.

“Hari ini kami dipanggil Forkopimda terdiri dari Gubernur, Ketua DPRD, Pangdam Jaya, Kapolda beserta para Wali Kota beserta para Kapolres diarahkan oleh bapak Presiden bahwasanya peningkatan Covid di Jakarta itu sangat meningkat signifikan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana selepas pertemuan, dikutip dari Okezone, Selasa 15 Juni 2021.

Jokowi, kata Prasetyo, meminta kepada jajaran Pemprov DKI beserta lembaga lainnya untuk bisa menekan laju pertambahan virus corona. Apalagi, saat ini sudah masuk mutasi baru dari India.

“Beliau meminta kepada Pemda khususnya DKI Jakarta karena sudah masuknya virus dari India. Jadi pak Presiden meminta kepada kita sebagai perangkat pemerintah daerah untuk menekan bagaimana cara-cara seperti vaksin yang sebelumnya,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengimbau bahwa sekarang masalahnya bukan ada di perkantoran. Tapi karena masyarakat Jakarta secara persentase pemakaian masker itu semua sudah 78 persen dan targetnya harus 95 persen. “Nah, di sini Presiden meminta kepada masyarakat Jakarta ya seperti daerah yang padat itu harus cepat divaksin,” tambah dia.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (Foto : Instagram)

Pejabat di Ibu Kota, kata Prasetyo, baik itu dari Pemda, DPRD, TNI, Polri harus lebih banyak di lapangan untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan (prokes)

“Pak Presiden mengarahkan kepada kita perlu tindakan lapangan. Jadi kalau saya melihat, gubernur, kami pangdam kapolda itu harus banyak di lapangan dan yang ketiga harus vaksinasi di Jakarta cepat. Itu kayak seperti di pelabuhan, daerah padat itu haru divaksinasi,” tuturnya.

“Jadi penekanan-penekanan itu yang harus dikerjakan pemda supaya Jakarta imbas dari Idul Fitri kemarin adalah dampaknya sekarang berasa,” kata Prasetyo.

 

(Sumber : Okezone)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here