KPK Kesulitan Tangkap Tannos

0
136
Ilustrasi buronan (Foto : Okezone.com)

Petapolitik – Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos, diburu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara Nasional (e-KTP).

Dalam perjalanannya, KPK mengaku kesulitan dalam melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos yang diduga berada di Singapura saat ini.

Sebelumnya, KPK terakhir kali memanggil Paulus Tannos pada Jumat 24 September 2021. Saat itu, Tannos dipanggil dalam kapasitas sebagai tersangka.

“Ini memang kesulitannya karena pandemi penyidik KPK juga belum bisa masuk ke Singapura,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam keterangannya dilansir dari Okezone, Jumat (1/10/2021).

Alex menyebut pihaknya telah beberapa kali mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada Tannos yang diduga telah tinggal lama di Singapura.

“Paulus Tannos ini domisilinya sekarang sudah di Singapura dan KPK beberapa kali sudah mengirimkan surat panggilan kepada yang bersangkutan, saya tidak tahu apakah sudah ada balasan nanti akan kita periksa,” kata Alex.

Namun, kata dia, KPK tidak akan tinggal diam. Komisi antirasuah itu akan meminta bantuan Biro investigasi Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) Singapura untuk difasilitasi memeriksa Tannos.

“Misalnya kalau tidak bisa diperiksa di KPK karena yang bersangkutan masih di Singapura tentu kita akan minta bantuan CPIB, KpK-nya Singapura supaya difasilitasi untuk dilakukan pemeriksaan,” tegas Alex.

Kerjasama KPK dengan CPIB bukan kali pertama dilakukan. KPK sudah beberapa berkoordinasi dengan CPIB untuk melakukan pemeriksaan saksi maupun tersangka terkait dengan perkembangan perkara di E KTP.

“Mudah-mudahan kalau sudah ada tanggapan dari Paulus Tannos itu dibalas biar mau diperiksa di mana itu, nanti kita tindaklanjuti kalau dia maunya diperiksa di CPIB ya tentu kita ke sana, apa enggak bisa dilakukan penahanan tentu kita tidak punya perjanjian ekstradisi kan dengan Singapura,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here