Thu, 7 February 2013

PetaPolitik.Com – KPK kembali memanggil Direktur Utama PT Assa Nusa Indonesia Saul Paulus Nelwan. Paulus Nelwan yang telah beberapa kali diperiksa ini masih menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pembangunan proyek pusat sarana dan prasarana olahraga di Hambalang Bogor.

“Saksi untuk dua tersangka DK (Deddy Kusdinar) dan AAM (Andi Alifian Mallarangeng),” ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Kamis (7/2).

Selain Paulus, penyidik juga memanggil Direktur Teknik PT Biro Insiyur Exacta Sonny Anjangsono. Kemudian PNS Kemenpora Alman Hudri dan terpidana kasus suap Wisma Atlet Sea Games M Nazaruddin.

Paul Nelwan telah beberapa kali diperiksa KPK terkait kasus senilai Rp 2,56 triliun itu. Paul disebut-sebut sebagai orang dekat Wafid Muharram selaku Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga.

Paul juga disebut-sebut dekat dengan orang Adhi Karya. Paul diduga sebagai penghubung sejumlah perusahaan subkontraktor proyek ini dengan PT Adhi Karya.

Paul yang juga bos perusahaan PT Assa Nusa Indonesia ini juga pernah bersaksi dalam persidangan kasus suap Wisma Atlet SEA Games dan kasus dugaan korupsi penganggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional dengan terdakwa Angelina Sondakh.

Dalam persidangan terungkap bahwa Paul merupakan orang terdekat Angie. Paul lah yang mengurusi proyek Hambalang ini. Hal ini terungkap oleh Mantan pegawai Grup Permai, Mindo Rosalina Manulang, saat bersaksi dalam sidang Angie. Mindo menyebut proyek Hambalang dan Wisma Atlet diurus oleh Paul dan Wafid.

KPK juga pernah melakukan penggeledahan di rumah Paul di Jalan Wahyu Blok G Nomor 28, Gandaria, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka yakni Kabiro Perencanaan Keuangan dan Rumah Tangga Deddy Kusdinar.

Deddy telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang. Dia disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Kemudian, KPK menetapkan Menpora Andi sebagai tersangka. Andi yang merupakan Kuasa Pengguna Anggaran Hambalang disangkakan pasal yang sama dengan Deddy.[bnt]

Berita Terkait :

  1. KPK Cekal Paul Nelwan Terkait Proyek Hambalang
  2. KPK Periksa Tiga Lokasi Terkait Kasus Hambalang
  3. KPK Kembali Periksa Nazaruddin untuk Kasus Hambalang

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment